Tuesday, February 28, 2006

...this week's updates...

Whew.
What a WEEK!!

Minggu ini dipenuhi oleh ocehan-ocehan orangtua yang senantiasa menyerang dan menusuk dengan sakitnya [background choir: tajeeeeeeemmm..]. Gila. Nggak ada satu hari yang nggak dilengkapin sama cerocosan panjang bin membuat-sakit-kuping mereka. And I've had enough, okay?? Capek banget selalu mencoba buat jadi seorang palsu yang mereka pengen. Capek banget, harus selalu tampil sempurna di depan mereka. Capek banget, buat jadi anak manis yang selalu ngangguk-ngangguk sambil ngomong "Baik Pa, baik Ma."

Hell, face it, guys.
I'm fuckin' SEVENTEEN now.
Don't you realize that??

Kenapa sih lo semua nggak bisa ngebiarin gue ngejalanin hidup gue menurut keinginan gue aja? Kenapa sih lo HARUS SELALU interfere, campur tangan? Kapan gue bisa punya a life of my own, coba? Kapan?? Kalo even di usia gue yang legally dewasa ini gue masih belum bisa buat punya even a totally private sphere for myself.

Fiuh.
Gue bukan boneka.
Gue manusia, yang bisa mikir, bisa mutusin apa yang baik, apa yang nggak, buat gue.
Lo berdua nggak perlu boss me around, telling me what to do, coz I fuckin' don't need that shit, no I don't.
Okay??

Can't you guys just leave me alone?????

Ha-duh.
Gue bener-bener nggak ngerti sama jalan pikiran mereka.

Cheers.

--balthazor66

Friday, February 24, 2006

...argh...

Duh.
Hari ini JJ pengen MELEDAK.


Phew.
Semua hal buruk yang udah ter-build up during the week memuncak banget hari ini.

Mulai dari kebetean semua orang disekitar gue.. Keapatisan mereka sama kebetean gue sendiri.. Ulangan Sosiologi yang gilanya nggak wajar banget.. And all. Urgh. Drives me mad, by the minute.

Ugh.
Thank God the pressure has calmed down.

Thanks to Ibu Dian for the calming curhat session! Juga buat Z yang seharian udah masang muka memelas, trying to cheer me up. Thanks. Thanks. Owe you one.

Fiuh.
Gue nggak akan menulis semuanya disini. Cape, terlalu cape.
And I ain't gonna waste this last drop of energy for something that will only freak me out once again.

Good day, world.
Hope you realize how far this torture has taken me in.

And you're welcome for that.

--balthazor66

Thursday, February 23, 2006

...haduh...

Ha-duh. Akhirnya, bisa ngepost lagi.
Secara Minggu ini JJ lumayan miskin internet.. Nggak bisa nge-blog.
Hueeee.
Thank God the pressure has finally lifted.

Huah.
Eniweiz.. Hari Minggu kemaren, tanggal 19 Februari, JJ ikut misa di Gereja Katedral.

Hmm. Sebenernya sih udah sering misa disonoh, tapi baru kemarin ini JJ bisa ngerasain feel Gereja Katedral yang sebenernya. Beh. Desain antiknya ngingetin sama bangunan-bangunan kuno Eropa, dan walaupun dalemnya itu PANASnya ajegile minta ampun, tapi paling enggak arsitektur interiornya juga klasik banget, sedikit bikin adem, at least. banyak lukisan-lukisannya, Yesus jalan salib.. Udah gitu banyak patung-patung berwajah mellow-jellow gitu. Huh. Kalo lagi malem-malem lampunya dimatiin tu gereja syerem banget kali yaaa?? Huehehe.

Hasilnya? JJ foto-foto deh. Salah satu hasilnya tuhh ada diatas.

Topik Kedua!!
Tiba-tiba aja belakangan ini JJ ngerasa orang-orang disekitar terjangkit suatu penyakit yang, ugh, sebenernya sih old-fashioned, tapi nggak tau kenapa belakangan ini agak2 mulai meramaikan jagad raya kembali.

Fiuh. CACAR AIR.

Victims-nya?
Satu: Marita. Hah, yang ini sih bukan berita baru di Smukie. Disorak-sorai-bergembirakan gitu. Haha.
Dua: DJ Xiera. Haduh. Gosip-gosipnya sihh ketularan si Marita. Haha.
Tiga: Droo. Yang ini bukannya kena cacar air tapi baru nge-post tentang cacar air. Berarti mungkin lingkungannya lagi agak2 sama dengan JJ, dikelilingi penderita cacar air. Huks.

..dan masih banyak lagi orang-orang lainnya yang males disebutin satu-satu.

Hmmm.
I wonder why?
Kenapa ya tiba-tiba orang-orang kena cacar??

*memasang muka parno*

Duh, amit-amit deh. Jangan sampe JJ kena lagi, untuk KEDUA kalinya.
Lebih malu nahan bekas-bekasnya daripada sakitnya kali yah. Huehe.

Besok ulangan Sosiologi! Argh.. Bahannya bujubuneng banyaknya..
Dan, FYI, diluar lagi ujan lohh.. Rintik-rintik gitu.. Hehe.

Selamat hari Kamis, guys!!
Luvyah.

--balthazor66

Sunday, February 19, 2006

...about 'dua'...

Fiuh.
Sebuah hari Sabtu yang super-duper-parah-ajegile panasnya.

Sebenernya nggak mau nulis apa-apa sih.
Cuma mau menyampaikan satu uneg-uneg yang beberapa hari ini cukup mengganjal.

Emang bener ya suara gue mirip banget sama vokalis cowoknya DUA??

Hmmm.
Secara beberapa celetukan jujur nggak sengaja dari beberapa orang mengkonfirmasikan hal ini, gitu.

Satu.
Setting = Radskewl, jam istirahat ketiga.
Casts = DJs JJ, FJ, Xiera.

[lagu "Kau" diputer kenceng di speaker]
Xiera: "Je, suaranya vokalis cowoknya sih lo banget loh!"
JJ: "Oh ya?" [masang kuping]

Dua.
Setting = lorong lt. 3, afterskul
Casts = JJ, beberapa orang teman

Teman2: "Je, udah denger lagunya Dua yang 'Kau' blum? Suaranya mirip banget ma lo!"
JJ: "Masa?" [masih nggak yakin]

Tiga.
Setting = MSN Messenger
Casts = JJ, beberapa orang teman chatting

Teman2: "Je, denger lagunya Dua yang 'Kau' deh."
JJ: [mulai ilfil] "Iya, tau. Suaranya mirip gue kan?"

Empat.
Setting = Multiplus Medit
Casts = JJ dan beberapa blog

[nggak bisa di-quote disini, takut dimarahin T.T]

Lima.
Setting = Lobi SMAK1
Casts = JJ, Dea, Nhey-Nhey.

JJ: *dateng dari kantin, senyum-senyum* "Hai Dea, Nhey!"
Dea: "Hai Je! Lo dah denger lagunya Dua yang 'Kau'?"
JJ: "..Emangnya kenapa?" *bersiap menerima jawaban yang sama*
Dea: "Suaranya miriiiiip banget sama lo, Je, sumpah!"
Nhey: "Dikiiitt.."
JJ: ... *terlalu cape berkata-kata*

Enam.
Setting = Lorong Lt. 6, menuju latihan padus
Casts = JJ, ReRe, BeBeth

BeBeth: "Je! Nyanyiin lagunya Dua yang 'Kau' dong!!"
JJ: "Hah? Kenapa? Suaranya mirip ya sama gue?" *memasang tampang sok yakin*
BeBeth: "Hehe, dikiit.. Tapi kan lagunya enak Je?"
JJ: "...iya sih.." *can somebody pinch me please??*

Omg.
Iyakah suara gue semirip itu sama vokalis cowoknya Dua??
Hmmm.

Bingung.

--balthazor66

Thursday, February 16, 2006

...erhm, erhm...

Ehm.
Belakangan ini, JJ [lagi] punya seorang idola baru.

Seorang artis baru, instan pula, yang baru-baru ini berhasil dapet dua Grammy.

Siapa, hayooo?
Hahahaha.

Well, give it up for... Kelly Clarkson!!!

I mean, yeah, beberapa hari ini gue bener-bener tergila-gila setengah mati sama dia. Fiuh. Menurut gue, untuk ukuran seorang popstar dadakan yang istilahnya terkenal dengan sangat instan [wuih, mi instan aja kalah], she's PERFECT, with capitals. Personality, bagus. Attitude, adem. Tampang, oke banget. Suara, wah, nggak usah dikomentarin lagi. Menggelegar tapi juga meaningful, penuh penghayatan.

JJ baru menyadari kehebatan kualitas seorang Kelly Clarkson setelah mendengarkan lagu barunya, Because Of You, beberapa kali.

Well, secara baru beli CD albumnya yang Breakaway itu beberapa hari yang lalu, dan akhirnya sukses jatuh cinta setengah mati sama lagu-lagunya. JJ jadi ngerasa kalo, hell, ternyata kuping seorang Simon Cowell itu bener-bener nggak bisa boong. Diantara semua artis dadakan hasil jebolan American Idol, nggak ada yang bisa kedengeran berkarakter se-khas Kelly Clarkson. Pitch dan timbre yang oke banget bikin suaranya dia nyamaaaan banget di kuping. Bener deh. Dan emang secara package dia juga udah ready banget. Emang nggak salah kalo dulu si Simon sempet muji-muji nih cewek ndut. Haha.

Hasilnya?
Right now I'm spreading my Clarkson-addict virus to everybody in reach.
Hahahaha.

Anyways, hari ini ada beberapa pikiran yang cukup mengganjal.. Tentang OSN yang sudah berhasil di-sort out [akhirnya!!] tapi masih meninggalkan kesan mendalam [hueh].. sampe beberapa komentar nggak jelas yang belakangan ini beredar di sekeliling gue. Fiuh. Heran, makin gila aja yah skul ini? Huh. Nggak ngerti deh.

*menarik napas panjang*

This week is surely turning to be a not-so-good one.
Eh, barusan ada makhluk lucu lewat di depan kompie JJ. Hahaha. Paling nggak bisa bikin gue senyum-senyum sendiri bentar.

Huehe. Luvyah.

--balthazor66

Wednesday, February 15, 2006

...what a valentine...

Fiuh. Happy Valentine's Day, guys!! =)

Hari ini berlalu dengan cukup eventful. Dari pagi sampe sore, JJ sukses dihujani cokelat aneka macam aneka rasa dan tentu saja aneka pemberi. Well, seneng banget, ternyata banyak yang niat ngasih gwe coklat. Haha. Alhasil gue menghemat uang jajan dengan tidak membeli makan seharian, secara udah kenyang makan cokelat yang lama-lama manis, bikin napsu makan berkurang.
Well, eniweiz, thanks a lot, guys!!

Hari ini, JJ juga cukup sibuk. Radskewl dibanjiri request!! Dan semua DJ Radskewl jadi pusing ngebacainnya, hueh. Bingung. Ruangan Radskewl senantiasa penuh dengan kumpulan (baca: antrian) manusia yang ribut pengen request-nya dibacain. Belum lagi yang udah nitip waktu jam pelajaran, ato malah lewat sms. Fiuh. Hasilnya? Radskewl sampe harus menambah waktu siaran sepulang sekolah demi memenuhi semua permintaan itu. Fiuh. Cape sih, bikin E, tapi seneng juga. Haha.
Buat fellow DJs yang tadi udah sibuk sama-sama, teriak sama-sama, ketawa-ketawa sama-sama, rebutan mike sama-sama [lho?] dan tentu saja makan coklat sama-sama.. FJ, Siera, Nteph, Jaya, Vien, dan Andre.. Wahh, senangnya!! Kapan-kapan lagi ya.. Hehe.

Dan akhirnya, perusak segala mood 'love-is-in-the-air' hari ini adalah.. pengumuman seleksi OSN Bahasa Inggris Sabtu kemarin.
Hell. WTF banget deh.

Gue lolos, unfortunately. Dari sekian banyak applicants dari smukie yang ikut tes, gue lolos.
Tapi, kenapa harus gue??

Hell.

Pertama. Gue bener-bener kepaksa ikut seleksi kemarin. Udah ngajuin permohonan resign tapi nggak dikasih; ketika akhirnya dikasih, wajah-wajah yang gue temuin adalah wajah-wajah desperate bin kecewa, yang akhirnya bikin gue nggak sampe hati buat menolak. Fiuh. So I joined the test, and got through. Hell. Tapi gue bener-bener nggak mau.

Kedua. I need to stay focused. Udah terlalu banyak kegiatan yang gue ambil, dan menjadi seorang peserta OSN nggak pernah, dan nggak akan pernah tercantum dalam daftar kesibukan gue. Nggak pernah, nggak pernah kepikiran. Makanya, before I went too far into the olympiad itself, I decided to step back and let anybody else who wants the position more than I do can replace me. Tapi, lagi-lagi, nggak bisa.

Ketiga. Masalah perasaan. Sebenernya gampang aja kalo gue nggak mau ikutan, tinggal besok nggak dateng ke tempat test dan didiskualifikasi, selesai. Tapi, gue nggak mau ambil cara kasar gitu. Gue harus follow the rules, dan konsekuensinya adalah gue HARUS meng-convince Ma'am Evy buat mengizinkan gue resign. And, hell, that's about as easy as winning a Nobel prize. Omg. Gue takut, bener-bener takut. Secara tadi Sir KP udah ngomong ke gue kalo Ma'am Evy ngarepin gue ikut banget. Dan gue nggak enak banget sama dia, takut, nggak berani ngomongnya, takut dia marah sama gue, sentimen sama gue, lose respect, dll, dst, dsb.

Keempat. Gue NGGAK MAU berubah jadi anak typical OSN yang seakan-akan punya dunia sendiri, tanda kutip. Nggak mau. Nggak mau. Nggak mau. Fiuh.

Oh, well.
So, tell me, gue harus gimana??

Jujur, gue bener-bener bingung. Harus gimana yah?
Do I have to follow my heart? Or once again comply to others' wills and abandon my own crazy feelings of rejection??

God, help me.

Shout-outs for people who have colored my day today, lastly.
XI Social One : Thanks for the chocolates, guys!!
ReRe : Thanks supportnya, thanks banget. Aku tergugah looh =)
Semua DJ Radskewl : Good job, fellas!
"Seseorang Itu" = Makasih. Lumu.

And so, this year's Valentine has again contributed another precious memory.
Happy Valentine!

--balthazor66